Langsung ke konten utama

Liga Inggris 2020/2021, Chelsea Los Galacticos Baru?

Ben Chilwell

Bukan Manchester City ataupun juara liga Inggris Liverpool yang jor-joran belanja pemain pada musim panas ini, melainkan Si Biru dari London Barat, Chelsea.. Ya, klub milik taipan Rusia Roman Abramovich yang musim lalu finish di posisi 4 nampak sangat royal mengeluarkan uang untuk target belanja yang diinginkan. Namun apakah ini bisa disebut pemborosan bagi Chelsea di tengah situasi pandemi yang tak menentu? Mungkin iya mungkin tidak. Perlu diketahui Chelsea sendiri pada musim lalu menerima sanksi dari UEFA larangan transfer pemain selama satu tahun. Praktis Chelsea hanya mengandalkan para pemain dari akademi. Pun ketika Januari lalu ketika hukuman larangan transfer sudah dicabut, Chelsea juga tak membeli pemain. Ini yang membuat Chelsea sebenarnya memiliki "tabungan" untuk dibelanjakan di jeda transfer ini. Pemain-pemain yang didatangkan the Blues bukan pemain sembarangan, sehingga wajar harga mereka tidak murah. Berikut daftar pemain yang didatangkan

1. Hakim Ziyech

Winger kanan Maroko didatangkan dengan harga 35 juta Euro dari Ajax. Ziyech merupakan pemain kunci Ajax dalam beberapa musim terakhir. Selain juara liga Belanda, prestasi tertinggi Ziyech bersama Ajax menembus semifinal liga Champions musim lalu sebelum disingkirkan secara dramatis oleh Tottenham. Total 79 gol dan 97 assists ia torehkan kala berlaga di Eredivisie. 

2. Timo Werner

Striker Jerman sejatinya dikaitkan dengan Liverpool. Namun Chelsea yang akhirnya mendapatkan tanda tangan pemain 24 tahun. Werner didatangkan dengan mahar 53 juta Euro. Salah satu kelemahan Chelsea musim lalu yakni pada sektor depan. Tammy Abraham masih tampil inkonsisten. Topskor sepanjang masa RB Leipzig diharapkan mampu menjadi solusi bagi lini depan the Blues. 

3. Ben Chilwell

Salah satu kelemahan Chelsea juga terjadi pada posisi fullback kiri. Ben Chilwell yang sebelumnya bermain bagi Leicester didatangkan dengan harga yang terbilang mahal. Mahar 50 juta Euro harus dikeluarkan untuk menebus pemain Inggris ini. Dengan usia 23 tahun, Chilwell menjadi prospek jangka panjang bagi Frank Lampard.

4. Malang Sarr dan Thiago Silva

Chelsea mendatangkan 2 pemain bertahan sekaligus. Tak heran karna para defender Chelsea tampil sangat mengecewakan pada musim lalu. Yang menarik kedua pemain baru berasal dari Ligue 1 Prancis dan sama-sama didatangkan dengan gratis. Malang Sarr didatangkan dari Nice dan bek pengalaman Thiago Silva dari PSG. Menarik menanti duet junior dan senior di jantung pertahanan Chelsea musim depan. 

5. Kai Havertz

Satu pemain yang belum resmi namun dikabarkan tinggal menunggu waktu yakni Kai Havertz. Wonderkid Jerman dibandrol dengan harga lebih dari 80 juta Euro. Harga yang sangat fantastis bagi pemuda yang bahkan belum genap berusia 22 tahun. 

Chelsea nampaknya belum akan berhenti belanja pemain mengingat satu pos di penjaga gawang masih perlu perbaikan. Kepa yang tampil buruk sepanjang musim lalu disinyalir tak akan menjadi penjaga gawang utama. Jan Oblak disebut-sebut menjadi incaran Chelsea. Oblak dipatok oleh Atletico Madrid sebagai klub pemilik di harga120 juta Euro. Angka yang sangat fantastis untuk seorang penjaga gawang. 

Dengan skuad yang ada Chelsea akan menjadi penantang serius Liverpool dan Manchester City yang keduanya begitu dominan di dua musim terakhir dalam perebutan gelar juara Liga Inggris. Namun kekhawatiran juga muncul. Pemain dengan label bintang tentu datang pula dengan ego yang tinggi, pekerjaan rumah bagi Lampard untuk mampu meredam ego mereka dan membuat mereka menyatu dengan para pemain lama. Menarik apakah Chelsea akan kembali mendatangkan pemain untuk melengkapi Los Galacticos London Barat di musim depan. 

-Muhammad Imaduddin Suria Saputra-
hanya penonton sepakbola yang rutin menuliskan pendapatnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alfred Riedl dan Indonesia

Alfred Riedl. Siapa yang tak kenal dengan sosok satu ini terutama bagi pecinta sepakbola timnas Indonesia. Selasa waktu Austria, Alfred Riedl menghembuskan nafas terakhirnya. Kenangan akan sosok bertangan dingin kala membesut timnas Garuda kembali muncul. Kala pertama kali menukangin timnas berlaga di AFF 2010, semua mata langsung tertuju padanya. Kemampuan mengolah taktik dan disiplin terhadap pemain mampu menghadirkan permainan yang cantik diperagakan Irfan Bachdim dan kolega. Meluluhlantakkan Malaysia 5-1 di laga pembuka dan menyingkirkan Thailand 2-1 menjadi bukti. Meski pada akhir turnamen gelar runner up yang berhasil di capai, timnas ini dianggap menjadi salah satu timnas Indonesia terbaik pada dekade ini.  Riedl menjadi sosok yang begitu dicintai publik sepakbola tanah air. Di tengah ketidakberesan federasi setiap tahun, sosok berusia 70 tahun tersebut tetap bersedia menukangi timnas. AFF 2014 menjadi kesempatan kedua beliau. Naas, tak lolos fase grup serta untuk pertama k...

Problematika Liverpool

Liverpool secara mengejutkan terbantai oleh Aston Villa 7 gol berbalas 2 pada pekan 4 liga Primer Inggris. Hasil yang di luar dugaan. Terakhir kali Liverpool mengalami kebobolan lebih dari 5 gol terjadi pada 2014 kala dicukur tuan rumah Stoke City 6-1 pada laga yang sekaligus menjadi perpisahan bagi Sang Kapten Steven Gerrard. Tanda-tanda ketidak pedean pendukung terjadi ketika beberapa jam sebelum laga Alisson dinyatakan mengalami cedera ketika latihan sehingga tak dapat tampil di Villa Park. Bahkan jauh sebelumnya, Mane dan Thiago sudah dipastikan absen karena positif virus corona. Meski begitu deputi Alison, Adrian diharapkan mampu tampil baik seperti ketika melawan Arsenal pada laga Piala Liga tengah pekan kemarin.  Namun harapan tak menjadi kenyataan. Blunder Adrian di menit awal ketika akan memberi umpan ke Joe Gomez yang justru mendarat ke kaki pemain Villa berujung gol pertama Villa. Setelahnya, para pemain lain tampil gugup tak seperti biasanya. Kepercayaan terhadap kiper ...

Firmino Sedang Loyo?

  Roberto Firmino Liverpool menjadi salah satu tim terbaik dunia dalam beberapa tahun terakhir. Satu yang menjadi senjata mematikan Liverpool yakni pada trio lini depan mereka, Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah. Musim 2020/2021 menjadi musim ke-empat, trio Firmansah -julukan mereka oleh fans Indonesia- bermain bersama. Superioritas ketiganya masih menjadi kunci Liverpool dalam membobol gawang lawan. Namun perhatian utama kini tertuju pada Firmino. Berbeda dengan Sadio Mane yang telah mengemas 5 gol dan 3 assists, serta Mo Salah berhasil menjarangkan 9 gol dan 1 assist, ia justru tampil undeperform di awal musim. Firmino baru mencetak 1 gol dan 2 assists. Penampilan di lapangan tak segarang musim-musim sebelumnya. Pressing Bobby terhadap pemain belakang lawan juga tak seketat biasanya. Lebih buruk lagi, shot on goal nya baru menyentuh angka 1 yang berbuah gol kala berjumpa Sheffield United. Beruntung ketika penampilan Firmino menurun, rekrutan anyar Diogo Jota dapat me...